“Merenung”

Pada saat kondisi mental tidak stabil, saya lebih suka berdiam diri dan merenung. Dengan begitu, jiwa yang semula bergejolak dengan semua perasaan yang tak nyaman, seolah teristirahatkan…cooling down.
Merenung bisa membuat kita lebih tenang, berusaha berpikir jernih kembali agar tak larut dalam kesedihan, kekecewaan atau amarah.
Sejenak ambil nafas panjang, tersenyum…kemudian memastikan diri bahwa semua akan terlewati dengan baik.
Maka semua akan lebih indah, apalagi jika diakhiri dengan shalat dan berdoa. Semua yang berat kembali terasa ringan.

Advertisement

2 Comments »

  1. zenis said

    klo q lgi g setabil, pengennya tuh nangis jdi abis nangis ilang deh bebannya jd tenang BGT.

    • Fucha said

      nangis jg salah satu cara yg mujarab buat menghilangkan beban…terasa lbh ringan di hati setelah menangis…makasih ya..

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.